Camat Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Kusyana, mengapresiasi kinerja seluruh pemerintah desa atas capaian pembangunan yang dilaksanakan sepanjang 2025 ini. Pernyataan tersebut disampaikan usai meninjau langsung sejumlah titik pembangunan yang sedang maupun telah rampung dilaksanakan di masing-masing desa.
“Saya mengapresiasi kinerja para kepala desa di tujuh desa yang ada di Kecamatan Gunungguruh. Mereka telah menjalankan amanah sesuai dengan regulasi, baik melalui APBD maupun RKP Desa. Ini menjadi bentuk nyata dari pelaksanaan tugas dan fungsi kepala desa dalam membangun desa masing-masing,” kata Kusyana kepada sukabumizone.com, Rabu (6/8/2025/).
Menurutnya, pembangunan yang dijalankan selaras dengan visi-misi kepala desa sebagaimana tertuang dalam RPJM Desa dan APBDesa. Ia mengapresiasi desa-desa yang saat ini sebagian desa dipimpin Penjabat (Pj) kepala desa maupun kepala desa yang definitif, karena keduanya dinilai mampu melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan secara baik.
“Secara teknis mungkin ada beberapa catatan, tetapi yang penting pembangunan itu tidak mengurangi nilai manfaat bagi masyarakat. Dan hari ini kami lihat langsung bagaimana kegiatan-kegiatan pembangunan di desa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Ia menjelaskan, bahwa dari tujuh desa yang ada saat ini terdapat dua desa yang masih dalam proses pelaksanaan pembangunan tahap pertama yakni, Desa Gunungguruh dan Desa Cikujang. Kendala keterlambatan pencairan dana di beberapa desa disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi waktu pelaksanaan.
“Kami berharap, desa-desa yang masih dalam proses bisa segera menyelesaikan pembangunan tahap pertamanya, agar bisa mengajukan pencairan tahap kedua. Ini penting agar program yang telah direncanakan di 2025 bisa berjalan optimal,” jelasnya.
Ia mengimbau, para kepala desa dan seluruh stakeholder pemerintahan desa untuk terus bekerja sama, menjaga transparansi dan akuntabilitas, serta tetap mengutamakan skala prioritas dalam pembangunan desa.
“Harapan kami tentu agar pembangunan yang dilakukan bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mengurangi ketertinggalan, dan meningkatkan kualitas hidup warga desa,” pungkasnya.